Sabtu, 26 November 2016

MONTANG KASINOMAN ADAT NGAROT Desa Lelea Kabupaten Indramayu







Montang
Pemontangan adalah menyiapakan untuk menghias kepala dengan bunga . proses ini harus dengan ahliya dikarenakan semua bunga yang akan di tancapkan di ponangan itu sendiri. Bahan yang di gunakan adalah  daun pandan yang di ikat dengan tali benang, dua buah pandan yang di bentuk  bulat memanjang kira kira sepuluh centian di ikatkan pada rambut gadis yang akan jadi kasinoman. 

Penari Topeng di acara Ngarot Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu

Penari Topeng di acara Ngarot Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu.
 Nama : Cangkol  bin Wartani
Menari menggantikan Mama Carpan yang meninggal pada tahun 2013. dan mulai menari pda tahun 2013 di acara ngarot desa tunggul payung . sedangkan ayahnya yang bernama Wartani kakak kandung dari mama Carpan, sebagai dalang topeng cibereng, juga sebagai nayaga apa bila mama Carpan menari.  Pak Cangkol adalah anak bungsu dari bapak wartani. mempunyai kakak semuanya perempuan.

Ngarot 2016 .Tari Topeng di acara Adat Ngarot Lelea Kabupaten Indramayu


Penari Topeng di acara Ngarot Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu.
 Nama : Cangkol  bin Wartani
Menari menggantikan Mama Carpan yang meninggal pada tahun 2013. dan mulai menari pda tahun 2013 di acara ngarot desa tunggul payung . sedangkan ayahnya yang bernama Wartani kakak kandung dari mama Carpan, sebagai dalang topeng cibereng, juga sebagai nayaga apa bila mama Carpan menari.  Pak Cangkol adalah anak bungsu dari bapak wartani. mempunyai kakak semuanya perempuan.

Makna hiasan pada Kasinoman adat ngarot di Desa Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Indramayu



Kasinoman



Gadis kasinoman adat ngarot di Lelea Kabupaten Indrmayu



Ciri-ciri kasinoman yang memakai hiasan yang ada daun pudak (sejenis pandan yang untuk pembuatan tikar). Mencirikan atau melambangkan bahwa kasinoman sudah mengalami Hed.

Senin, 15 Agustus 2016

Mistik Dalam kesenian tari Topeng Indramayu

Kemistisan Topeng Mama Carpan Cibereng Indramayu.


Seorang kakak saya meninggal gara-gara kedok. Kedoknya waktu itu di sesajeni. Kakak saya baru pulang dari sawah, dia pake itu kedok Klana, tapi nggak bisa dibuka. Nempel terus ke dalam kulit. Kakak saya, Winda, lari dan bilang pada orang tua saya. Mereka datang ambil kemenyan, tapi kulit muka kakak saya sudah terbawa kedok dagingnya melotot semua. Dia pingsan. Hidungnya sudah nggak ada, giginya kelihatan, lidahnya ya kelihatan semua. Dia meninggal. ( PESTA TOPENG CIREBON, 2-7 November 1993. hal, 71. SEPEREMPAT ABAD DEWAN KESENIAN JAKARTA TAMAN ISMAIL MARZUKI)


 

Minggu, 14 Agustus 2016

Gadis Kasinoman Ngarot Lelea Indramayu



Kasinoman
(Kasinoman dalam Upacara Adat Ngarot Desa Lelea Kecamatan Lelea Kab. Indramayu)
Upacara komunal tahunan lain di wilayah cirebon, yang kaitannya dengan pertujukan topeng adalah kasinoman . Kasinoman ini adalah semacam pesta atau upacara inisiasi untuk remaja, yaitu mereka yang cukup usia untuk berumah tangga tetapi belum menapat jodoh. Untuk kasinoman wanita di bebrapa desa di adakan pertunjukan topeng, yang dalangnya laki-laki. Upacaran ini bisa di adakan secara besar besaran, termasuk pawai (arak-arakan) mengelilingi desa, dengan para senimannya. Sekarang upacara kasinoman yan paling banyak di selengarakan adalah di kecamatan lelea, yang di sana disebut Ngarot, ( buku pesta topeng cirebon 2-7 november 1993 seperempat abad pusat kesenian jakarta taman ismail marjuki, hal 20) makalah yang di tulis oleh Endo Suwanda. 

Kasinoman : Mar'atun Khusnul Khotimah
Foto : Dede Jaelani 
Editing : Baybudin.




 Saweran Topeng di acara Ngarot Lelea Indramayu.
 
Pada pertunjukan Pak Carpan di acara Ngarot , ibu ibu itu melemparkan selendang dan uang , iya dlunya topeng kita jadi hiburan buat kasinoman perempunya, buat yang laki-laki, hiburanaya ronggeng ketuk. Sekrang remaja sukanya yang lain-lain, tapi topeng mesti terus di tangap. Ngak pernah absen. Yang terus nonton kita sehari semalam itu, ya ibu-ibu. Anak mudanya sudah ga kuat, dulu mah dapetnya banyak mereka nyawer uangnya royal selendangnya di lempar ke kita pas kitanya lage nari, nanti di kumpulkan, selendangya di kasih miyak wangi, yang punya selendang ngasih uang.    ( buku pesta topeng cirebon 2-7 november 1993 pusat kesenian jakarta, hal 73)
Penari Topeng : Mama Carpan ( Almarhum)
Foto : Ade Baelah
 




Gerakan dalam Tari Trebang Randoe Kentir Losarang





 
Gerakan dalam Tari Trebang Randoe kentir Losarang.

(Gerakan Tunggak kebanjiran) 
Penari Dwi Septiani KW